in

1,8 Juta Orang Beribadah Haji, 63 Persen dari Asia

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief. (Foto : kemenag.go.id)

 

HALO SEMARANG – Lembaga Statistik Umum Arab Saudi atau General Authority for Statistics Arab Saudi, menyebut jumlah pelaksana ibadah haji tahun ini dari berbagai negara, mencapai lebih dari 1,8 juta orang.

Hal itu disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, di Madinah, baru-baru ini.

“Kami barusan mendapat rilis dari General Authority for Statistics atau semacam Badan Pusat Statistik Arab Saudi,” kata dia, seperti dirilis kemenag.go.id.

Mengutip data tersebut, Hilman mengatakan tahun ini ada 1.833.164 orang yang melaksanakan ibadah haji. Dari jumlah itu, sebanyak 221.854 di antaranya berasal dari Saudi atau domestik dan 1.611.310 lainnya dari luar

Menurut Hilman, Pemerintah Arab Saudi mengklasifikasikan asal jemaah haji dalam empat kawasan, yaitu: negara-negara Arab, Afrika, Asia, serta kelompok Eropa, Amerika, Amerika Latin, dan Australia.

Ada 22,3 % jemaah haji yang berasal dari negara-negara Arab, baik Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, dan lainnya.

Sementara jemaah dari kawasan Afrika, jumlahnya mencapai 11,3%. Untuk negara-negara Eropa, Amerika, Amerika Latin dan Australia, persentasenya 3,2%.

“Terbesar dari kawasan Asia, mencapai 63,3%. Dari jumlah itu, Indonesia adalah negara pengirim jemaah haji terbesar, dengan kuota mencapai 241.000,” papar Hilman.

Berdasarkan jenis kelamin, lanjut Hilman, mayoritas haji tahun ini adalah laki-laki, yakni 958.137 orang (52%) dan 875.027 lainnya perempuan (48%).

“Berdasarkan pintu kedatangan, jemaah hadir dari tiga arah. Pintu perbatasan darat sebanyak 60.251 jemaah. Pintu pelabuhan sebanyak 4.714. Pintu bandara sebanyak 1.546.345 jemaah,” sebut Hilman.

Operasional ibadah haji sudah memasuki tahap pemulangan. Secara bertahap, jemaah haji Indonesia sudah diterbangkan dari Tanah Suci menuju Tanah Air sejak 22 Juni 2024.

Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) mencatat lebih dari 66 ribu haji Indonesia sudah mendarat di Tanah Air.

Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah akan berakhir pada 3 Juli 2024.

Selanjutnya, proses kepulangan akan difokuskan melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Tahap ini akan berlangsung dari 4 – 21 Juli 2024. (HS-08)

PPIH Fasilitasi Jemaah Haji Sakit di KKHI untuk Ziarah ke Masjid Nabawi

PDN Bobol Data Kesehatan Pasien, Legislator Ini Minta Penegak Hukum Turun Tangan