16 Juta Batang Rokok Ilegal di Rembang Disita

Ilustrasi rokok ilegal

 

HALO REMBANG – Bea Cukai Kudus, sejak awal tahun ini sudah menyita 16 juta batang rokok ilegal. Barang-barang tersebut disita dari para pedagang dan produsen,  saat melakukan penindakan di wilayah eks karesidenan Pati.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Bea Cukai Kudus Dwi Prasetyorini, mengatakan dalam waktu dekat, pihaknya akan memusnahkan rokok-rokok ilegal tersebut. Hal ini karena gudang penyimpanan rokok ilegal di Kantor Bea Cukai Kudus sudah penuh.

“Nilai barang dari hasil sitaan tersebut senilai Rp16,3 miliar, sehingga potensi cukai yang hilang sekitar Rp 9,5 miliar,” terangnya pada konferensi pers di ruang rapat Bupati Rembang, Senin (19/10/2020), seperti dirilis jatengprov.go.id.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Kantor Bea Cukai Kudus Dwi Prasetyorini, gelar konferensi pers di ruang rapat Bupati Rembang, Senin (19/10/2020). (Foto: jatengprov.go.id).

 

Disampaikan, peredaran rokok ilegal di Kabupaten Rembang relatif sedikit. Tiap kali operasi, paling hanya didapatkan satu atau dua slop, paling banyak satu bal rokok ilegal.

Namun ada juga daerah yang ketika dilakukan razia, ditemukan rokok ilegal dengan jumlah yang banyak, bahkan sampai satu mobil boks. Kendati begitu, pihaknya terus mengingatkan masyarakat agar tak menjual dan membeli rokok ilegal. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.