12 SMP dan 28 SD di Rembang Dipersiapkan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka April

Simulasi pembelajaran tatap muka. (Foto : Rembangkab.go.id)

 

HALO REMBANG – Sebanyak 12 sekolah menengah pertama (SMP) dan 28 sekolah dasar (SD), saat ini sedang dipersiapkan untuk melakukan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM), pada 5 April 2021.

Bupati Rembang, H Abdul Hafidz mengatakan uji coba PTM tersebut dilaksanakan, setelah Pemkab Rembang, berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Rembang.

Adapun SD yang boleh melaksanakan PTM, adalah yang berlokasi di desa tanpa kasus Covid-19.

“Kami kemarin setelah rapat dengan Forkompinda, bersama dinas terkait lain, sudah mempersiapkan untuk sekolah tatap muka. Memang ini baru kami uji melalui percontohan. Ada 8 SMP, yang nanti insya Allah tanggal 5 April, akan kami mulai. Setiap kecamatan 2 SD yang ada di desa yang benar-benar 0 kasus Covid-19,” kata dia, seperti dirilis Rembangkab.go.id.

Bupati menyebutkan untuk jenjang SMP, hanya ada 12 sekolah. SMP di Kecamatan Rembang dan Kecamatan Lasem, belum diizinkan karena masih ada kasus aktif Covid-19.

Adapun 12 SMP yang akan melaksanakan uji coba, adalah SMP 1 Sluke, SMP 1 Sedan, SMP 1 Pamotan, SMP 1 Sarang, SMP 1 Sumber, SMP 1 Gunem, SMP 1 Kragan, SMP 1 Sale, SMP 1 Pancur, SMP 1 Bulu, SMP 1 Sulang, dan SMP 1 Kaliori.

Untuk jenjang SD, ditunjuk masing-masing 2 SD di setiap kecamatan. Rinciannya, Kecamatan Sumber SD N 1 Sumber dan SD N Sukorejo, Kecamatan Bulu SD N Bulu dan SD N 3 Pasedan, Kecamatan Gunem SD N 2 Gunem dan SD N Sidomulyo, Kecamatan Sale SD N 2 Tengger dan SD N 2 Wonokerto, Kecamatan Sarang SD N 2 Kalipang dan SD N Banowan, Kecamatan Sedan SD N 1 Karas dan SD N 2 Karas, Kecamatan Pamotan SD N 2 Pamotan dan SD N Samaran, Kecamatan Sulang SD N 1 Sulang dan SD N Bogorame, Kecamatan Kaliori SD N Tambakagung dan SD N 1 Sendang Agung, Kecamatan Rembang SD N Turusgede dan SD N Gedangan, Kecamatan Pancur SDN Pancur dan SD N Wuwur, Kecamatan Kragan SD N 1 Plawangan dan SD N 1 Kragan, Kecamatan Sluke SD N Sanetan dan SD N Trahan, Kecamatan Lasem SD N 1 Soditan dan SD N 1 Sumbergirang.

Kepala Dindikpora Kabupaten Rembang, Mardi mengungkapkan PTM uji coba ini, tidak mengharuskan semua anak masuk. Kalau ada orang tua belum mengizinkan tidak apa-apa anak-anak belajar di rumah.

“Keberangkatan anak tidak boleh menggunakan angkutan umum. Pakai sepeda sendiri atau diantar orang tua. Kalau rumahnya agak jauh, orangtuanya ada yang nganter, dipersilakan. Nggak ada yang mengantar, anak masih bisa belajar dari rumah. Nanti gurunya memberikan tugas dari sekolah.”

Mardi mengungkapkan syarat-syarat bagi sekolah yang menggelar PTM yaitu harus benar- benar menerapkan protokol kesehatan atau siap sarana prasarananya, ijin orang tua / wali murid dan komite kemudian ijin dari kepala daerah.

Secara terpisah, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Menengah Atas (SMA) Kabupaten Rembang, Suhardi menerangkan untuk jenjang SMA dan sederajat di Rembang, yang mendapat rekomendasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk melakukan PTM pada tanggal 5 April nanti yaitu SMA 1 Sulang, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Rembang dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Rembang. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.