12 Nelayan yang Hilang Di Perairan Laut Batang Belum Ditemukan

Bupati Batang bersama Kapolres Batang dan Dandim 0736/Batang, menemui keluarga korban di kantor Desa Klidang Lor, Batang, Kamis (21/1/2021).

 

HALO BATANG – Meski sudah lebih dari tujuh hari, kapal motor (KM) Berkah, milik Hermanto, warga Desa Klidang Wetan, Batang, yang mengalami kecelakaan laut pada 9 Januari 2021 hingga saat ini belum ditemukan.

Bupati Batang, Wihaji menegaskan siap menindaklanjuti usulan dari pengurus DPC HNSI Batang untuk pencarian 12 anak buah kapal (ABK) yang mengalami kecekaan laut gunakan Helikopter.

“Akan kita tindaklanjuti dan kita koordinasikan, sebenarnya kemarin kita sudah minta tapi cuacanya belum memungkinkan, sehingga pencarian masih menggunkan kapal,” kata Wihaji, usai menemui 14 keluarga ABK KM Berkah Abadi di kantor Desa Klidang Lor, Batang, Kamis (21/1/2021).

Dia pun menyatakan, baik dari BPBD maupun Pol Air Polres Batang, sudah berkoordinasi dengan Tim SARNAS dan Polda Jateng. Menurutnya, mereka sudah maksimal lakukan pencarian korban.

“Mereka sudah kerja keras dengan segala metode pencarian dengan menurunkan tim SAR dan kapalnya. Sesuai prosedur tetap, pencarian akan dihentikan, jika dalam waktu tujuh hari tidak ditemukan. Namun kalau ada sekecil informasi terkait korban akan dilakukan pencarian lagi. Kami minta, kalau ada informasi tanda-tanda korban pasti ditindaklunjuti oleh Tim SAR. Jadi bukan pencarian dihentikan,” ungkap Wihaji.

Senada disampaikan, Kapolres Batang, AKBP Ewdin Louis Senka. Pihaknya tetap melaksanakan pencarian korban, meski aturan protapnya tujuh hari pencarian di hentikan. Dia pun juga meminta, jika ada informasi sekecil apapun tentang korban akan dilakukan pencarian lagi.

“Oleh karena itu, kalau masyarakat nelayan melihat tanda-tanda di mana korban itu ada segera melaporkan ke Polres Batang atau Tim SAR,” tandas AKBP Edwin Louis Senka.

Bahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan wilayah hukum Polres tetangga, untuk membantu melakukan pencarian.
“Harapan kami bisa semua bisa ditemukan. Kami juga berdoa, semoga korban segera ditemukan dengan selamat,” ungkap AKBP Edwin Louis Senka.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Batang Wihaji bersama Kapolres AKBP Edwin Louis Senka dan Dandim 0736/Batang, Letkol Arh Yan Eka Putra, menyerahkan bantuan paket sembako kepada keluarga dari 14 ABK dan uang tunai sebesar Rp 1 juta.

Diberitakan sebelumnya KM Berkah Abadi, berangkat dari Pelabuhan Batang pada, Sabtu (9/1/2021), pukul 18.00 WIB menuju perairan Laut Jawa. Kapal kemudian bertabrakan dengan kapal tanker pada pukul 00.00 WIB.

Dari 14 ABK, hanya dua orang ditemukan Yakni Sairi dan Kadarso. Sedangkan 12 ABK lainya belum ditemukan.(HS)

Berikut 12 nama ABK, yang belum ditemukan;

1. Faizin warga Desa Klidang Lor
2. Deky Satyo asal Desa Klidang Lor RT 01/ 03
3. Botok asal Dukuh Seturi, Desa Klidang Lor
4. Tri Aji Pujianto Desa Klidang Lor RT 01/03 5. M Muhrobin, beralamat di Jalan RE Martadinata RT 04/01
6. Angga Rifki S asal Desa Klidang Lor RT 04/01
7. Saiful asal Desa Klidang Wetan
8. Ajik Slamet S, asal Dukuh Kebonan RT 04/04 Kelurahan Proyonanggan Utara
9. Taufik H Desa Klidang Lor
10. Rozikin Klidang Lor
11. Kashendrayani Desa Kilidang Wetan, dan
12. M Bahrul Ulum Desa Klidang Lor RT 01/03.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.