11 Kades Baru di Boyolali Diminta Segara Susun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa

Pelantikan 11 Kades Baru di Pemkab Boyolali. (Foto:Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Para kades baru di Kabupaten Boyolali, diminta untuk langsung bekerja. Mereka harus segera melakukan konsolidasi dan menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa dan melakukan konsolidasi.

Penegasan itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat, Selasa (22/12), di Ruang Merbabu Kantor Bupati Boyolali, dalam prosesi pengambilan sumpah/janji pelantikan sebanyak 11 kepala desa (kades).

Para kades tersebut, sebelumnya terpilih melalui Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahap I tahun 2020 di Kabupaten Boyolali, Selasa (15/12) silam dengan sistem e-voting dan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Berdasar data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Boyolali, 11 desa telah didapat kades sesuai pilihan warga. Desa Suroteleng, Kecamatan Selo dipimpin oleh Sutris. Kemudian Desa Ngenden, Kecamatan Ampel dijabat Eko Warsono.

Aris Setiyawan menjadi Kades di Desa Kalangan, Kecamatan Klego. Kemudian untuk Desa Ngablak, Kecamatan Wonosamodro dipimpin Akrom. Sementara Desa Dologan, Kecamatan Karanggede dipimpin Sugeng Riyanto. Selanjutnya di Kecamatan Kemusu ada Desa Bawu dipimpin Jumiko dan Desa Klewor dipimpin Sudarno.

Sementara itu Pilkades di Kecamatan Sambi diikuti empat desa yang yakni Desa Sambi yang sekarang dipimpin Sukir, Desa Babadan dipimpin SE Suliswanto. Adapula Desa Nglembu dipimpin oleh Sutoto dan Trosobo dipimpin oleh Hartaya .

“Tetap jaga kerukunan diantara warga desa masing masing,” harap Wabup Said. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.