in

10 Capim Baznas Banjarnegara Ikuti Tes Wawancara

Pembukaan kegiatan penilaian wawancara 10 calon pimpinan Baznas Banjarnegara, periode 2022-2027, di aula Sasana Bakti Praja Setda Banjarnegara, Jumat (17/6/2022). (Foto : Banjarnegarakab.go.id)

 

HALO BANJARNEGARA – Sebanyak 10 calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banjarnegara, periode 2022-2027, mengikuti penilaian wawancara, di aula Sasana Bakti Praja Setda Banjarnegara, Jumat (17/6/2022).

Tes tersebut merupakan bagian dari seleksi pemilihan pimpinan Baznas Kabupaten Banjarnegara.

Wakil Ketua Baznas RI, Hj Saidah Sakwan MA dalam arahannya menyampaikan, sesuai amanat Undang Undang Nomor 23 tahun 2011, Pimpinan Baznas harus memiliki kompetensi untuk mengelola Baznas secara profesional, bertanggung jawab, dan akuntabel.

“Kami diberi mandat oleh konstitusi, untuk memilih Pimpinan Baznas Kabupaten Banjarnegara. Baznas merupakan lembaga pemerintah non struktural. Maka pimpinan Baznas, ketika mendapatkan SK, secara otomatis akan menjadi bagian penting dari pemerintah. Mandatnya adalah menjadi amil negara, amil pemerintah,” jelas Saidah.

Disebutkan, ada tiga aman dalam pengelolaan Baznas, yaitu aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI.

“Ada tiga hal yang akan kita gali nanti dalam proses uji wawancara, pada calon pimpinan Baznas Kabupaten Banjarnegara yaitu, terkait syar’i, regulasi, dan NKRI,” tambahnya.

Saidah berharap semua daerah dapat memperkuat Baznas, karena mengelola Baznas tidak ada ruginya untuk kemaslahatan masyarakat. Apa yang tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah daerah, Baznas bisa mengisi, bisa melakukan akselerasi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara, Drs Indarto MSi, dalam sambutanya menyampaikan apresiasinya kepada Pansel Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Banjarnegara, yang telah bekerja dengan baik.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasinya setinggi-tingginya kepada Pansel Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Banjarnegara, yang telah bekerja dengan baik, sesuai tahap dan aturan yang ada,” katanya.

Lebih lanjut, Indarto menjelaskan Baznas adalah lembaga pemerintah non struktural, yang bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada Presiden, melalui Menteri Agama di tingkat nasional, kepada gubernur di tingkat provinsi, dan kepada bupati atau wali kota di tingkat kabupaten atau kota.

“Saya berharap para peserta dapat mengikuti assessment hari ini dengan sungguh-sungguh, dan dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Pada akhirnya nanti, terpilih lima orang untuk menduduki jabatan Pimpinan Baznas Kabupaten Banjarnegara periode 2022 sampai 2027,” imbuhnya.

Baznas merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh pemerintah, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2001, yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah.

Assessment wawancara sebagai assesment terakhir seleksi calon pimpinan Baznas ini diikuti 10 orang, yang telah lolos dari serangkaian tes, mulai dari seleksi administrasi, seleksi tertulis, psikotes, dan wawancara dengan pansel.

Kemudian dari 10 orang tersebut nantinya akan dipilih 5 orang yang untuk menduduki jabatan pimpinan Baznas Kabupaten Banjarnegara Periode 2022-2027.

Dalam seleksi ini melibatkan Baznas RI dan Baznas Provinsi, untuk sesi wawancara sebagai tim assessment Hj Saidah Sakwan MA, Dr KH Achmad Darodji MSI, Drs H Hadlor Ihsan, Drs HZain Yusuf, dan Dr H Rozihan SH MAg. (HS-08)

Pemkab Banjarnegara Tekankan Perlunya Kelembutan Dalam Pembentukan Karakter Anak

Dapat Tamu Kedubes Australia, Arif Sugiyanto : Kemiskinan Bukan Ciri Khas Kebumen