in

1.749 Peminat KMMI UPGRIS Ikuti Short Course

Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Dr Muhdi, SH, MHum dalam sambutanya pada program program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI).

 

HALO SEMARANG – Program Kredensial Mikro Mahasiswa Indonesia (KMMI) merupakan program guna mendukung Kampus Merdeka yang bertujuan untuk memberikan keleluasaaan kepada mahasiswa untuk belajar, menimba, dan mendapatkan pengalaman di luar kampus.

Program KMMI berupaya untuk mempersiapkan mahasiswa melalui pembelajaran yang merepresentasikan dunia industri. Program KMMI ini kelak akan melahirkan lulusan yang siap untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, dan mengantarkan Indonesia menjadi Indonesia emas di tahun 2045.

Program KMMI berupaya untuk mendapatkan calon pemimpin masa depan yang berkualitas. Program KMMI muncul dari permintaan yang berkembang pesat untuk pendidikan berkualitas tinggi di masyarakat.
Transformasi digital terjadi di banyak industri, sehingga perubahan ini membuat kesenjangan keterampilan antara lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia industri.

Program KMMI menjadi bagian tambahan yang melengkapi pembelajaran di kelas dan berguna mengisi kesenjangan keterampilan yang diberikan di perguruan tinggi, dengan yang dibutuhkan di dalam dunia kerja dan industri.

KMMI merupakan salah satu program yang mendukung Merdeka Belajar Kampus Merdeka sesuai Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Pada Pasal 18 disebutkan bahwa pemenuhan masa dan beban belajar bagi mahasiswa program sarjana atau sarjana terapan, dapat dilaksanakan seluruhnya dalam program studi pada perguruan tinggi, atau memenuhi sebagian masa dan beban belajar dalam proses pembelajaran di luar program studi.

Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Dr Muhdi, SH, MHum dalam sambutanya menyampaikan, KKMI di UPGRIS mendapat kepercayaan menyelenggarakan tiga Short Course (Budi daya Anggrek, Sport Entrepreneurship, Animasi dan 3D) yang diikuti 600 mahasiswa dari 61 Perguruan Tinggi. Total terdapat 1.749 pendaftar yang mengikuti KMMI Universitas PGRI Semararang.

“Jumlah yang minat dari luar perguruan tinggi UPGRIS mencapai 900 mahasiswa. Hal ini merupakan satu hal yang menarik. Program ini ditawarkan secara terbuka. Mereka mengambil dari luar disiplin ilmu yang akan diikuti,” ungkap Muhdi.

Pelaksanaan Short Course selama dua bulan dimulai 18 Agustus hingga 13 Oktober 2021 mendatang, dengan melibatkan tiga Mitra DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri).

Capaian pembelajaran atau pelatihan singkat KMMI UPGRIS Short Course Budi Daya Anggrek. Pertama, memahami konsep budi daya anggrek. Kedua, mempunyai keterampilan dalam budi daya anggrek. Ketiga, memberikan peluang bisnis di bidang tanaman hias.

Pelatihan singkat animasi dan 3D pertama, mahasiswa mampu membuat 3D aset, animasi 2D, logo intro, modeling object, animation explainer, bumper dan desain rumah 3D. Kedua, mahasiswa mampu membuat animasi 2D. Ketiga, mahasiswa mampu membuat logo intro. Keempat, mahasiswa mampu membuat modeling object. Kelima, mahasiswa mampu animation explainer. Keenam, mahasiswa mampu membuat bumper dan desain rumah 3D.

Short Course Sport Entrepreneurship pertama, menyusun gagasan dan konsep di bidang sport entrepreneurship secara logis, kritis, sistematis, dan inovatif dengan memperhatikan etika ilmiah untuk mengembangkan potensi diri.

Kedua, menggabungkan keterampilan entrepreneurship dan olahraga dalam sektor jasa dengan mengedepankan sikap tanggung jawab, menghargai dan disiplin.

Sebagai informasi, jumlah peserta pelatihan budi daya Anggrek dari UPGRIS 334, sedangkan dari luar UPGRIS sebanyak 277 peserta. Pelatihan animasi dan 3D dari UPGRIS sebanyak 283, sementara dari luar UPGRIS mencapai 527 peserta. Pelatihan Sport entreneurship sebanyak 203 dari UPGRIS dan dari luar UPGRIS terdapat 125. Total pendaftar 1.749 mahasiswa dari 370 universitas.(HS)

Share This

Himmatisi USM Gelar Workshop Desain Grafis

Ganjar Apresiasi Program Aku Sedulurmu dari Polda Jateng; Ini Bentuk Kongkret Kepedulian