in

1.063 Santri Yang Akan Kembali Ke Ponpes Diberangkatan

Pelepasan 1.063 santri yang akan kembali belajar ke Ponpes di luar Kendal, Senin (24/5/2021).

 

HALO KENDAL – Sebanyak 1.063 santri asal Kendal yang akan kembali belajar ke Pondok Pesantren, diberangkatkan bersama oleh Bupati Kendal di halaman Stadion Utama Kebondalem, Kecamatan Kota Kendal, Senin (24/4/2021).

Sebelum diberangkatkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal terlebih dahulu melakukan rapid tes kepada para santri.

Hal ini dilakukan, karena sampai saat ini wabah Covid-19 masih ada dan masih menjadi persoalan besar bagi masyarakat dunia.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, agar tidak tercipta klaster baru dan memutus rantai penyebaran Covid-19, santri yang saat ini belajar di Ponpes seperti di Pondok Gontor dan juga Pondok Lirboyo di Jawa Timur, serta ponpes yang lain, dilakukan rapid test terlebih dahulu sebelum kembali ke pondok.

“Rapid test dilakukan sebagai salah satu syarat untuk santri kembali masuk ke ponpes. Sementara kemampuan masing-masing santri berbeda. Maka kami fasilitasi,” ujarnya saat acara pelepasan Santri di Stadion Utama Kendal, Senin (24/5/2021).

Dijelaskan oleh Bupati Kendal, pemberian rapid test gratis ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dari Pemkab Kendal terhadap para santri.

“Dengan dilaksanakannya rapid test ini akan memastikan kesehatan dari para santri karena sudah diketahui hasil test-nya, dan mereka akan aman kembali belajar. Kami berharap santri dari Kendal bisa menjadi contoh yang baik dan menjadi panutan dalam melaksanakan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Kepada para santri, Bupati Kendal juga berpesan agar selalu menerapkan protokol kesehatan dengan selalu mencuci tangan, jaga jarak, dan memakai masker.

“Saya berpesan kepada para santri untuk selalu menjaga kesehatan agar bisa menghindari wabah Covid-19, dan bisa mengikuti pelajaran dengan baik,” pesan Bupati kepada Santri.

Dico juga menugaskan kepada Dinkes Kendal, untuk pemberian rapid test dan sekaligus memfasilitasi armada pemberangkatan ke Ponpes melaui Baznas Kendal.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Ferinando RAD Bonay mengatakan, pihaknya menyediakan rapid test untuk 1.963 santri.

“Kegiatan Rapid Test dilaksanakan di Stadion Kebondalem Kendal dan dijadwalkan selama 10 hari hingga target terpenuhi,” kata Ferinando.

Bagi santri yang ketahuan positif akan dilakukan pengawalan dalam pemberangkatan, Dinkes Kendal akan menghubungi satgas Covid-19 setempat untuk dilakukan isolasinya mandiri.

Pengasuh di Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Kaliwungu, Gus Basyar yang juga alumni Ponpes Lirboyo mengapresiasi pemkab Kendal dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal yang telah memfasilitasi rapid test bagi santri.

Gus Basyar mengusulkan tidak hanya santri yang akan menimba ilmu di luar Kendal saja, namun juga untuk para santri yang belajar di Ponpes di Kendal juga diberikan rapid test.

“Kami mengapresiasi adanya rapid test yang digelar Pemkab Kendal, namun akan lebih baik jika untuk Ponpes yang dapat Kendal juga diberikan fasilitas itu,” ujar Gus Basyar.(HS)

Ide Nge-date Hemat dan Seru Supaya Gaji Tetap Awet 

Pengamat: Pasca-Lebaran, Waspada Kasus Baru Covid-19